Tekanan Darah Rendah Saat Hamil

Pusing selama kehamilan adalah gejala yang relatif umum. Keadaan ini seringkali disebabkan oleh hipotensi atau tekanan darah rendah. Pusing biasnya baru muncul pada trisemester kedua meskipun bisa juga timbul lebih cepat. Ada dua alasan dari hipotensi tekanan darah rendah selama kehamilan. Tekanan darah rendah bisa disebabkan oleh membesarnya rahim yang menyebabkan aorta dan vena cava tertekan. Keadaan ini disebut hipotensi supine dan terjadi jika Anda berbaring. Keadaan ini bisa dihilangkan atau dicegah dengan tidak tidur atau berbaring pada posisi terlentang. Penyebab hipotensi yang kedua adalah bangun terlalu cepat dari posisi duduk, berlutut, atau berjongkok. Keadaan ini disebut hipotensi postural. Tekanan darah Anda turun sewaktu Anda berdiri dengan cepat dan darah meninggalkan otak karena gaya tarik bumi. Pengobatan hipotensi pada kehamilan ini dapat dilakukan dengan berdiri perlahan-lahan dari posisi duduk atau berbaring.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Hipotensi Ortostatik

Penyakit tekanan darah rendah hipotensi ortostatik didefinisikan sebagai penurunan tekanan darah sistolik sekurangnya 20 mmHg atau tekanan darah diastolic sekurangnya 10 mmHg dalam waktu 3 menit berdiri. Biasanya tidak terjadi kompensasi normal yang berupa peningkatan denyut nadi saat berdiri. Jika tidak dijelaskan lebih jauh, istilah ini menunjukkan perubahan ortostatik yang menimbulkan (1) kenaikan nadi melebihi 10 denyut.menit, (2) penurunan TDS biasanya 10 torr atau lebih, (3) penurunan tekanan darah diastolic sebesar 5 torr atauu lebih. Perubahan hanya dapat ditunjukkan pada posisi berdiri dan adakalanya hanya setelah mempertahankan posisi tersebut selama 3 menit.

Tiga butir penting yang perlu diingat pada penyakit tekanan darah rendah hipotensi ortostatik adalah : Continue reading

Posted in Ciri-Ciri Darah Rendah | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Gejala Darah Rendah

Tekanan darah rendah (hipotensi) adalah keadaan di mana tekanan darah adalah lebih rendah dari tekanan yang diperlukan oleh tubuh, sehingga setiap organ dari badan tidak mendapat aliran darah yang cukup. Tekanan darah seseorang adalah berbeza. Memba-bitkan kawalan utama otak, jantung, buah pinggang dan ransangan di dalam salur darah. Bagi penghidap tekanan darah rendah, mereka tidak akan menunjukkan tanda mereka mem-punyai penyakit tekanan darah rendah. Mereka akan menunjukkan ciri gejala awal darah rendah seperti:

  1. cepat lelah
  2. pening kepala ketika posisi badan berubah
  3. sukar untuk berkonsentrasi
  4. mata berkunang-kunang
  5. mual
  6. kulit berasa dingin, pucat dan lembap
  7. pernafasan cepat dan pendek
  8. defresi
  9. cepat haus

Continue reading

Posted in Ciri-Ciri Darah Rendah | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Darah Rendah

Darah rendah dapat terjadi pada siapa saja. Darah rendah paling sering terjadi pada wanita hamil, penyebabnya pun beraneka ragam. darah rendah dapat terjadi yang didasari oleh banyak faktor penyebab baik dimulai dari pola hidup sampai pada masalah genetik/keturunan.

Normalnya tekanan darah seseorang adalah 120/90 mmHg. Umumnya penderita darah rendah akan mengalami berbagai banyak gejala seperti pusing, mudah lelah, wajah pucat dll.

Continue reading

Posted in Ciri-Ciri Darah Rendah | Tagged , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Hipotensi

Penyakit darah rendah atau Hipotensi (Hypotension) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun dibawah angka normal. Yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Namun ada beberapa orang yang tekanan darahnya berada di bawah angka normal. jika terus menerus maka keadaan ini bisa menganggu aktivitas seseorang.

Walaupun begitu, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah sekitar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi tersebut terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat (lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan perdarahan berlebihan, maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.

Continue reading

Posted in Ciri-Ciri Darah Rendah | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Eksternal Penyebab Hipotensi

Tekanan darah rendah atau hipotensi terjadi bila tekanan darah lebih rendah dari biasanya, yang berarti jantung, otak dan bagian tubuh lain tidak mendapatkan cukup darah.

Biasanya, seseorang disebut menderita hipotensi bila tekanan darahnya di bawah 90/60 mmHg . Namun hal itu tidak berlaku bagi setiap orang. Ada orang yang tekanan darah normalnya selalu rendah dan tidak merasakan gangguan. Sementara, ada orang yang bertekanan darah di atas angka tersebut dan mengalami masalah hipotensi. Faktor yang paling penting adalah adanya perubahan tekanan darah dari kondisi normal. Tekanan darah normal manusia berada pada kisaran 90/60 sampai 130/80 mm Hg, namun penurunan yang signifikan, bahkan hanya 20 mm Hg, dapat menyebabkan masalah bagi sebagian orang.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Hipotensi

Hipotensi (tekanan darah rendah) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah lebih rendah dari 90/60 mmhg atau tekanan darah cukup rendah sehingga menyebabkan gejala-gejala seperti pusing dan pingsan.

Sebenarnya tubuh mempunyai mekanisme untuk menstabilkan tekanan darah, kestabilan tekanan darah ini penting sebab tekanan harus cukup tinggi untuk mengantarkan oksigen dan zat makanan ke seluruh sel di tubuh dan membuang limbah yang dihasilkan jika tekanan terlalu tinggi, bisa merobek pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan di dalam otak (stroke hemoragik) atau komplikasi lainnya jika tekanan terlalu rendah, darah tidak dapat memberikan oksigen dan zat makanan yang cukup untuk sel dan tidak dapat membuang limbah yang dihasilkan sebagaimana mestinya dari sekian banyak penyebab hipotensi maka hipotensi karena perubahan posisi tubuh atau hipotensi ortostatik lah yang paling sering terjadi kapan pasien dikatakan menderita hipotensi jenis ini.

Continue reading

Posted in Ciri-Ciri Darah Rendah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment